5 Karakter Wajib Seorang Pemimpin
![]() |
| Gambar ilustrasi |
Seorang pemimpin dituntut memiliki banyak karakter dan skill agar mampu menggerakkan dan memimpin. Berikut ini empat karakter yang harus dimiliki seorang pemimpin :
1. Kemampuan mendengar dengan baik.
Ini penting. Ibarat seorang dokter, menggali informasi pertama kali dari seorang pasien yaitu bertanya tentang keluhan. Baru kemudian memeriksa, menganalisa, untuk kemudian memberikan treatment.
Kemudian harus open minded. Bukan anti kritik.
2. Respect.
Memberikan penghormatan kepada siapa saja dan apa saja, segala sesuatu yang dipimpinnya.
Memberikan rasa aman dan nyaman kepada orang-orang yang dipimpinnya.
Termasuk selalu berani “pasang badan” untuk anak buahnya.
“Jika anak buah saya melakukan kesalahan, silahkan tegur saya. Dan saya pastikan, saya sendiri yang akan menegur anak buah saya. Bukan orang lain”.
Tidak menjatuhkan harga diri orang-orang di bawahnya, di hadapan orang lain.
3. Berpikir holistik, bukan parsial.
Selalu berorientasi kepada keseluruhan bagian dari hal-hal yang dipimpinnya. Baik dan buruk nya ditimbang dengan seksama.
Bukan berpikir serta merta, sepihak demi sepihak.
Menyatukan, menguatkan, bukan memecah-belahkan.
4. Visioner.
Tidak reaktif, tidak spontan.
Tetapi berpikir dan bertindak untuk kepentingan yang jauh kedepan.
Memberikan harapan yang jelas.
Memberikan goal dan tujuan yang jelas.
Termasuk membentangkan peta tentang hal yang harus dilalui bersama-sama untuk sampai ke tujuan.
Termasuk juga sudah mempersiapkan kader yang akan menjadi pemimpin berikutnya.
Sebab paham betul, tidak ada kekuasaan yang abadi.
Dan manusia itu serba berbatas. Terutama berbatasan dengan usia.
5. Rendah hati.
Sama sekali tidak AROGAN.
Karena arogan itu cuma sebuah kamuflase dari rendah diri.
Karena arogan itu cuma topeng untuk menutupi ketidakmampuan diri.
Karena arogan itu tidak keren sama sekali, norak, dan childish.
Jika ditambahkan point ke bawah, masih banyak lagi yang bisa ditulis.
Dan itu semua adalah buah dari akumulasi, kombinasi antara ilmu pengetahuan, skill, dan tentu saja pengalaman.
“If you can be anything, be kind”.
Jika kamu menjadi apa saja, bersikaplah yang baik.
Tetaplah untuk terus menjadi baik dan membaikkan sekitar.
Bukan sebaliknya.

Komentar